Kelas Blue Carbon

Mangrove · rawa asin · padang lamun

Kelas Blue Carbon

Ringkasan, materi lengkap, dan kuis dari tiga buku acuan. Semua angka dan rumus diambil dari buku-buku itu. Rujukan bab ditulis di samping tiap bagian supaya mudah dicek ke sumbernya.

Dua belas gagasan yang menopang sisanya

Kalau waktu Anda hanya cukup untuk satu bagian, baca bagian ini. Dua belas gagasan di bawah menjelaskan sebagian besar isi ketiga buku. Detail, contoh hitung, dan pengecualiannya ada di tab Materi lengkap.

1. Blue carbon adalah karbon di tiga ekosistem pesisir bervegetasi

Yang dihitung adalah karbon di mangrove, rawa asin pasang surut, dan padang lamun. Tempatnya empat: tanah, biomassa hidup di atas tanah, biomassa hidup di bawah tanah (akar dan rimpang), dan biomassa mati (serasah, kayu mati). BC bab 1

2. Sebagian besar karbonnya ada di tanah

Di mangrove, 50% sampai lebih dari 90% stok karbon ekosistem berada di bawah tanah. Di rawa asin dan lamun bagiannya sering di atas 98%. Karena itu pengukuran tanah menentukan mutu seluruh inventarisasi. BC bab 3 KD 2.3

3. Tanahnya awet karena jenuh air dan terus bertambah tinggi

Tanah darat kaya oksigen, sehingga mikroba aerob cepat mengoksidasi karbon. Tanah pesisir jenuh air dan anaerob, dan permukaannya terus naik karena akresi. Karbon biomassa bertahan tahunan sampai puluhan tahun. Karbon tanah bisa bertahan ratusan sampai ribuan tahun. BC bab 1

4. Biologi tumbuhannya menjelaskan mengapa karbon menumpuk

Mangrove menanam banyak biomassa di akar, akar halusnya lambat terurai dan membentuk gambut, sedangkan batang, akar tunjang, dan pneumatofor memperlambat arus sehingga sedimen mengendap. Lamun bekerja dengan cara serupa lewat rimpang dan tajuk daunnya. H bab 2, 4, 8

5. Jika dirusak, gudang karbon berubah jadi sumber emisi

Pembukaan tambak, drainase, dan pengerukan membuat tanah terpapar oksigen, lalu karbonnya lepas sebagai CO2. Manual memperkirakan 340.000 sampai 980.000 ha ekosistem ini hilang tiap tahun. Kehilangan historisnya hingga 67% untuk mangrove, 35% untuk rawa asin, dan 29% untuk lamun. BC bab 1

6. Inventarisasi butuh data aktivitas dan faktor emisi

Data aktivitas adalah peta tutupan dan penggunaan lahan serta laju perubahannya. Faktor emisi adalah perubahan karbon akibat perubahan itu, dan hanya bisa diukur akurat di lapangan. IPCC membaginya ke tiga tingkat ketelitian: Tier 1 (nilai bawaan), Tier 2 (data negara), Tier 3 (inventarisasi rinci dan pengukuran berulang). BC bab 1 KD 1.3

7. Rencana pengukuran punya lima langkah

Tetapkan batas proyek, stratifikasi, pilih pool karbon yang diukur, tentukan tipe, jumlah, dan letak plot, lalu tentukan frekuensi pengukuran. Biomassa lazim diukur ulang sekitar lima tahun sekali. Tanah bisa 10 sampai 20 tahun. BC bab 2 KD 1.3.2

8. Karbon tanah butuh tiga angka

Kedalaman tanah, bobot isi kering, dan kadar karbon organik (%Corg). Ambil sampel minimal sampai 1 m, karena gangguan di pesisir memengaruhi lapisan yang lebih dalam daripada 30 cm yang biasa dipakai di hutan darat. BC bab 3

9. Biomassa pohon dihitung dari diameter lewat persamaan alometrik

Ukur spesies dan diameter setinggi dada. Pilih persamaan spesifik spesies dari wilayah yang sama bila ada, jangan pakai di luar diameter maksimumnya, dan pakai persamaan yang sama dari waktu ke waktu. Persamaan yang berbeda bisa memberi hasil yang berbeda sekitar tiga kali lipat untuk pohon besar. KD 3.1.1 BC bab 4

10. Biomassa dikali faktor konversi jadi karbon

Kayu hidup 0,46 sampai 0,50. Akar dan pneumatofor 0,39. Kayu mati 0,50. Serasah 0,45. Palem 0,47. Lamun 0,34. Lebih baik lagi kalau diukur sendiri dengan elemental analyzer. KD bab 3 BC bab 4

11. Stok total adalah jumlah semua pool, dilaporkan dengan ketidakpastiannya

Jumlahkan pool, kalikan luas, kalikan 3,67 untuk mendapat setara CO2. Laporkan selang kepercayaan 95% (praktisnya rataan ± 2 galat baku) dan kedalaman tanah yang diukur. KD 3.2, 3.3

12. Emisi dihitung dari perubahan stok atau diukur langsung

Metode stock-difference membandingkan dua inventarisasi (Tier 3). Metode gain-loss memakai data aktivitas dan faktor emisi (Tier 1 dan 2). Metana dan N2O hanya bisa diukur dengan metode fluks. BC bab 5

Gambaran dalam angka

Stok karbon ekosistem di empat hutan mangrove

Mg C per hektare. Sumber: KD Tabel 8 (data Kauffman dkk. 2011, Donato dkk. 2011, Murdiyarso dkk. 2010).

Atas tanahAkarTanah
Lihat tabel datanya
LokasiAtas tanahAkarTanahTotalCO2e

Di keempat lokasi, 82% sampai 89% karbon berada di bawah tanah. Hutan estuari di Kalimantan menyimpan 1.259 Mg C/ha, setara 4.621 Mg CO2 per hektare.

Stok karbon organik tanah sampai 1 m

Rataan global dan kisarannya, Mg C per hektare. Nilai ini dipakai untuk estimasi Tier 1. Sumber: BC Tabel 1.2 (IPCC 2013).

Lihat tabel datanya
EkosistemRataanKisaranCO2e/ha
Mangrove38655–1.3761.415
Rawa asin25516–623935
Lamun10810–829396

Satu inti tanah mangrove, dipotong per interval

Mg C per hektare di tiap interval kedalaman. Mangrove tepi pantai di Yap, Mikronesia. Sumber: KD Tabel 8.

0–15 cm53,4
15–30 cm66,1
30–50 cm85,5
50–100 cm206,5
>100 cm320,3

Tinggi kotak sebanding dengan tebal interval sampai 100 cm. Karbon per sentimeter hampir sama di semua interval, sekitar 3,6 sampai 4,4 Mg C/ha. Inilah alasan mangrove boleh disampel dengan interval lebar, dan alasan berhenti di 30 cm akan membuang sebagian besar stoknya.

Lima rumus yang paling sering dipakai

Bobot isi kering (g/cm³) = massa tanah kering oven (g) ÷ volume sampel asli (cm³)
Karbon tanah per interval (Mg C/ha) = bobot isi (g/cm³) × tebal interval (cm) × %C%C ditulis sebagai bilangan bulat, misalnya 12 untuk 12%.
Karbon pohon (kg C) = biomassa dari persamaan alometrik (kg) × faktor konversi karbon
Stok total (Mg C/ha) = pohon atas tanah + akar + pohon mati + anakan dan semai + vegetasi bukan pohon + kayu rebah + tanah
CO₂e (Mg) = karbon (Mg C) × 3,673,67 adalah rasio berat molekul CO₂ (44) terhadap karbon (12).
Contoh dari manual

Proyek mangrove seluas 564 ha, tanpa data lapangan. Estimasi Tier 1 untuk karbon tanah sampai 1 m:

386 Mg C/ha × 564 ha = 217.704 Mg C.
217.704 × 3,67 = 798.974 Mg CO2 bila seluruh karbon itu teroksidasi. BC bab 1

Rumus lengkap, faktor konversi, suhu oven, dan perbedaan antarbuku ada di tab Rumus & angka. Setelah itu, uji diri di tab Kuis. Soalnya diacak ulang setiap kali halaman dibuka.